Bincang Buku di Lontara Smart Library, Siswa Pelajari Kepemimpinan, Demokrasi, dan Nilai Bugis

#Kategori Kegiatan Sekolah


Bincang Buku di Lontara Smart Library, Siswa Pelajari Kepemimpinan, Demokrasi, dan Nilai Bugis


Makassar – Siswa-siswi SMA Islam Athirah Bukit Baruga Makassar mengikuti kegiatan bincang buku di Lontara Smart Library, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini membahas buku berjudul “Lentera Kepemimpinan” setebal 138 halaman yang ditulis oleh Syamril, ST, MPd, Direktur Sekolah Islam Athirah (SIA).

Bincang buku dipandu oleh Dr. Bakry, MSi, MStat Gr, Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga sekaligus pembedah buku. Hadir pula jajaran perpustakaan, yakni Hariyadi, SPd Gr, Kepala Perpustakaan, serta pengelola perpustakaan Musyorafah, SS Gr MHum dan Trisna Damayanti, SIP. Kegiatan ini juga menghadirkan pemateri kedua, Nayla Syakira Siddiq, Ketua OSIS kelas XI, yang membagikan pengalaman dan perspektif siswa mengenai kepemimpinan.

Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga Makassar Dr. Bakry menekankan pentingnya kapasitas dan kapabilitas seorang pemimpin.

“Kalau kapasitas besar tapi kapabilitas minim, organisasi bisa terganggu. Misalnya, seseorang hanya mampu memimpin 39 orang tapi diminta memimpin ratusan orang,” jelas Bakry. Ia menekankan agar setiap pemimpin fokus meningkatkan kapabilitas diri, sehingga dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi diri sendiri, keluarga, dan organisasi.

Pesan Leluhur Bugis: Macca na Malempu, Warani na Magetteng

Dalam diskusi, Dr. Bakry juga menyampaikan pesan dari leluhur Bugis: “Macca na Malempu, Warani na Magetteng”. Ungkapan ini memiliki makna mendalam: pintar dan jujur, serta berani dan teguh dalam pendirian.

“Keempat nilai ini merupakan pilar pembentuk karakter luhur yang tidak bisa dipisahkan untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat,” jelas Bakry. Nilai-nilai ini menjadi landasan penting dalam membentuk pemimpin yang bertanggung jawab, berdampak positif, dan siap menghadapi tantangan nyata.

Guru SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Ilmaddin, SPd, turut hadir dan memberikan komentar atas diskusi, menekankan pentingnya menginternalisasi nilai-nilai karakter luhur sebagai modal untuk menjadi pemimpin.

Dr. Bakry menambahkan, prinsip demokrasi harus dijalankan dengan prestasi dan integritas, bukan hanya karena dukungan senior atau teman sekelas. “Dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. Kepemimpinan yang partisipatif akan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya. Ia mencontohkan beberapa tokoh Sulawesi Selatan dan nasional, seperti Syech Yusuf, Jenderal M. Yusuf, dan Jusuf Kalla, sebagai inspirasi kepemimpinan yang pintar, jujur, berani, dan teguh.

Bincang buku ini menjadi sarana bagi siswa untuk memahami kepemimpinan, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan. Nayla Syakira menambahkan, “Bincang buku ini mengajarkan kami bahwa menjadi pemimpin bukan hanya soal posisi, tetapi soal kemampuan memberi dampak positif bagi organisasi dan masyarakat.”

Dengan kegiatan ini, SMA Islam Athirah Bukit Baruga terus menekankan pentingnya nilai budaya lokal, kepemimpinan, dan pengembangan karakter, sehingga siswa siap menghadapi tantangan global sambil tetap menjunjung tradisi dan etika luhur. (madin)

 


Berita Lainya

...
Observasi Kampus FST UIN Alauddin Makassar, Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Kenali Dunia Sains dan Teknologi
#Kegiatan Sekolah

Makassar – Sebanyak 80 siswa dan 6 guru SMA I

...
Observasi Kampus ke FISIP Unhas, Siswa Kelas XII SMA Islam Athirah Bukit Baruga Dapat Wawasan Akademik
#Kegiatan Sekolah

Makassar – Siswa-siswi kelas XII SMA Islam Athirah Bukit Baruga Makassar mengikuti kegiatan o

...
Bincang Buku di Lontara Smart Library, Siswa Pelajari Kepemimpinan, Demokrasi, dan Nilai Bugis
#Kegiatan Sekolah

Makassar – Siswa-siswi SMA Islam Athirah Bukit Baruga Makassar mengikuti kegiatan bincang buk

#Anggun,Unggul,Cerdas.