SMA Islam Athirah Bukit Baruga Lakukan Penamatan 158 Siswa

#Kategori Kegiatan Sekolah


SMA Islam Athirah Bukit Baruga Lakukan Penamatan 158 Siswa


Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga melakukan penamatan terhadap 158 siswa SMA mereka, di Auditorium lantai 2 Sekolah Islam Athirah Kajaolalido, Sabtu, 9 Mei.

Kepala Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, Bakri Liwang menyampaikan, ini merupakan momentum refleksi perjalanan pendidikan siswa angkatan 2023-2026 dalam acara pelepasan siswa yang digelar di Makassar.

Dia mengaku mengingat kembali momen tiga tahun lalu, saat para orang tua mengantar anak-anak mereka untuk memulai pendidikan di SMA Islam Athirah Bukit Baruga.

“Masih sangat teringat dengan jelas kegiatan kita tiga tahun lalu saat ayah dan bunda hadir mengantarkan ananda melanjutkan studi di SMA Islam Athirah Bukit Baruga. Saat itu ada 158 siswa yang bergabung, dan alhamdulillah tepat hari ini kita bersama-sama melepas anak-anak kita,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, pihak sekolah terus berupaya menanamkan ilmu, nilai, dan jati diri kepada peserta didik melalui penguatan iman, ilmu, dan amal. Menurutnya, hal itu menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi masa depan.

Pihak sekolah juga mengklaim terus meningkatkan mutu pendidikan. Salah satunya dengan memperoleh sertifikasi ISO 21.001 pada tahun 2018, yang menjadi standar sistem manajemen organisasi pendidikan.“Tidak semua sekolah di Sulsel mendapatkan ISO ini. Jadi hal ini menunjukkan bahwa organisasi pendidikan yang kami kelola memiliki standar yang kuat, bahkan mendekati standar internasional,” lanjutnya.

Selain itu, SMA Islam Athirah Bukit Baruga juga memperoleh akreditasi tanpa visitasi pada 2022 lalu. Menurut pihak sekolah, hal tersebut diberikan karena sistem pendidikan yang dinilai sudah terpercaya.Pada tahun ajaran baru ini, sekolah hanya menerima 156 siswa baru yang dibagi dalam enam kelas. Kebijakan pembatasan jumlah siswa dilakukan demi menjaga kualitas layanan pendidikan.

“Kalau kami buka semua, mungkin bisa sampai tujuh atau delapan kelas. Tapi kami mempertimbangkan kualitas layanan sehingga hanya menerima 156 siswa baru,” jelasnya.
Dia menambahkan, siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga berasal dari 41 kabupaten/kota di Indonesia. Keberagaman itu dinilai menjadi ruang belajar bagi siswa untuk saling berbagi pengalaman dan budaya.

Sementara Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, mengajak para lulusan untuk berani keluar dari zona nyaman dengan meneladani tokoh-tokoh besar dunia, seperti Presiden pertama Indonesia Soekarno dan Presiden ketiga Indonesia B. J. Habibie.

“Soekarno tidak memilih hidup nyaman sebagai pegawai di zaman Belanda. Beliau keluar dari zona nyamannya untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia hingga dikenal dunia,” ujarnya.Dia juga mencontohkan perjuangan B. J. Habibie yang sempat mengalami kesulitan saat menempuh pendidikan di Jerman, namun akhirnya dikenal dunia melalui kontribusinya di bidang penerbangan.

Selain tokoh nasional, Syamril turut mengajak siswa meneladani perjuangan Nabi Muhammad SAW dan Nabi Ibrahim AS yang dinilai tetap teguh menghadapi tantangan demi membawa perubahan besar bagi umat manusia. (wid)


Berita Lainya

...
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Cetak Calon Pengajar Al-Qur’an, 53 Siswa Ikuti Sertifikasi Metode Ummi
#Kegiatan Sekolah

Makassar – Di tengah semakin tingginya kebutuhan akan generasi muda yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan

...
149 Siswa Athirah Lolos PTN Unggulan dan Kampus Luar Negeri
#Prestasi

Sekolah Islam Athirah kembali mencatatkan prestasi membanggakan pada musim seleksi perguruan tinggi tahun akademik 2026.

...
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Lakukan Penamatan 158 Siswa
#Kegiatan Sekolah

Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga melakukan penamatan terhadap 158 siswa SMA mereka, di Auditorium lantai 2 Sekolah Isl

#Anggun,Unggul,Cerdas.